Cerita Nick dan Henry Burch Mendirikan Butter Baby

03 October 2025   |   14:13 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id
Cerita Nick dan Henry Burch Mendirikan Butter Baby

Nick dan Henry Burch (Sumber Foto: Butter Baby)


Butter Baby adalah sebuah semesta dessert, Begitu Nick dan Henry menggambarkan toko pencuci mulut dengan karakter alien kuning menggemaskan itu. Putra dari Tory dan Chris Burch, pendiri rumah mode mewah Tory Burch LLC tersebut kini mendirikan gerai kedua mereka di Central Park, mengikuti kesuksesan gerai di Blok M.

Gerai ini lahir dari imajinasi Nick dan Henry. Mereka menciptakan sosok Butter Baby, alien dari planet fiksi Butterlandia yang jatuh ke Bumi. Sang alien yang penuh rasa ingin tahu, lalu mulai memanggang dan menciptakan donat-donat kosmik yang kemudian memicu lahirnya sebuah semesta dessert penuh imajinasi.

Baca juga: 5 Makanan Viral Blok M, Little Salt Bread sampai Fudgybro

Adapun Nick dan Henry, menghabiskan masa kecil mereka di Pulau Sumba, Indonesia. Pada 2022, saudara kembar tersebut memutuskan pindah ke Jakarta, terinspirasi oleh energi muda dan budaya dinamis kota ini.

“Kami benar-benar jatuh cinta pada kota ini, energi, cinta, dan semangat yang kami temukan di Jakarta membuat kami betah. Itulah alasan kenapa kami memutuskan pindah ke Indonesia dan mendirikan Butter Baby,” kata Henry.

Meski baru debut di Blok M dan kini mulai berekspansi degan gerai keduanya di Central Park, visi mereka jauh lebih luas. Nick menegaskan bahwa Butter Baby dirancang untuk menjadi ikon global dengan DNA Indonesia di dalamnya. 

“Kami ingin membawa Butter Baby ke negara lain, tapi tetap berakar pada budaya dan rasa yang kami temukan di Indonesia,” ujarnya.
 

Gerai Butter Baby di Central Park (Sumber Foto: Butter Baby)

Gerai Butter Baby di Central Park (Sumber Foto: Butter Baby)

Henry dan Nick sudah menatap target ekspansi yang lebih luas ke depannya, di mulai dari kawasan Asia Tenggara. 

“Thailand pasti masuk radar kami. Banyak teman artis kami di sana, dan kami merasa hubungan itu sangat organik. China juga menarik. Tapi untuk saat ini, fokus kami adalah Jakarta,” ujar Nick antusias.

Dalam waktu dekat, mereka akan membuka gerai ketiganya di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang yang beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB. Gerai ini akan tampil menonjol dengan instalasi patung Butter Baby setinggi 8,5 meter serta tembok donat melayang. 
 

Rekomendasi Menu Butter Baby Favorit Henry dan Nick

Kecintaan Henry dan Nick pada Indonesia juga tercermin dalam menu-menu dessert dan pastry Butter Baby. Semuanya merupakan hasil kreasi pastry chef asal Jakarta, Dedy Sutan Supriady. Sebut saja Beef Rendang Croissant, Opor Crunch, dan Durian Donut

“Rendang makanan favorit saya, kadang rasanya memang agak pedas, tapi luar biasa, chef Dedy berhasil menggabungkan rendang dengan croissant. Rasanya unik sekali!” kata Henry.

 

Beef Rendang Croissant (Sumber Foto: Butter Baby)

Beef Rendang Croissant (Sumber Foto: Butter Baby)



Sementara Nick menambahkan, dia penggemar berat ayam goreng Indonesia. Salah satu menu mereka ada BB Fried Chicken Sando. Dibuat dari donat gurih berisi paha ayam tanpa tulang yang digoreng renyah, dipadu dengan saus tomat homemade dan spicy mayo.

Kolaborasi menjadi inti dari semangat Butter Baby. Hampir seluruh tim mereka berasal dari Indonesia, mulai dari bagian dapur hingga pemasaran. Setiap menu baru lahir dari diskusi panjang dengan tim, sehingga rasa yang ditawarkan benar-benar sesuai dengan selera masyarakat Indonesia.

Sebagai penutup, mereka menyebut tiga menu favorit masing-masing. Nick memilih Vanilla Cheese Crunch, Opor Cruch, dan Choco Crunch, sementara Henry juga suka Vanilla Cheese Crunch, Matcha Crunch, dan Chocolate Nebula. Untuk minuman, favorit mereka antara lain Crackling Pistachio, Peanut Butter Latte, dan Americano.

“Butter Baby adalah tentang cinta, rasa ingin tahu, dan berbagi pengalaman manis. Kami ingin setiap orang yang mencicipinya merasa terhubung dengan semesta kecil ini,” ujar Nick.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

Menyelami Sensasi Rasa Ayam Probiotik Kitchenette

BERIKUTNYA

Chef Martin Praja Ungkap Trik Sederhana Mengolah Dada Ayam Anti Kering

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.


Nick dan Henry Burch (Sumber Foto: Butter Baby)

Cerita Nick dan Henry Burch Mendirikan Butter Baby

03 October 2025   |   14:13 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id
Cerita Nick dan Henry Burch Mendirikan Butter Baby

Nick dan Henry Burch (Sumber Foto: Butter Baby)


Butter Baby adalah sebuah semesta dessert, Begitu Nick dan Henry menggambarkan toko pencuci mulut dengan karakter alien kuning menggemaskan itu. Putra dari Tory dan Chris Burch, pendiri rumah mode mewah Tory Burch LLC tersebut kini mendirikan gerai kedua mereka di Central Park, mengikuti kesuksesan gerai di Blok M.

Gerai ini lahir dari imajinasi Nick dan Henry. Mereka menciptakan sosok Butter Baby, alien dari planet fiksi Butterlandia yang jatuh ke Bumi. Sang alien yang penuh rasa ingin tahu, lalu mulai memanggang dan menciptakan donat-donat kosmik yang kemudian memicu lahirnya sebuah semesta dessert penuh imajinasi.

Baca juga: 5 Makanan Viral Blok M, Little Salt Bread sampai Fudgybro

Adapun Nick dan Henry, menghabiskan masa kecil mereka di Pulau Sumba, Indonesia. Pada 2022, saudara kembar tersebut memutuskan pindah ke Jakarta, terinspirasi oleh energi muda dan budaya dinamis kota ini.

“Kami benar-benar jatuh cinta pada kota ini, energi, cinta, dan semangat yang kami temukan di Jakarta membuat kami betah. Itulah alasan kenapa kami memutuskan pindah ke Indonesia dan mendirikan Butter Baby,” kata Henry.

Meski baru debut di Blok M dan kini mulai berekspansi degan gerai keduanya di Central Park, visi mereka jauh lebih luas. Nick menegaskan bahwa Butter Baby dirancang untuk menjadi ikon global dengan DNA Indonesia di dalamnya. 

“Kami ingin membawa Butter Baby ke negara lain, tapi tetap berakar pada budaya dan rasa yang kami temukan di Indonesia,” ujarnya.
 

Gerai Butter Baby di Central Park (Sumber Foto: Butter Baby)

Gerai Butter Baby di Central Park (Sumber Foto: Butter Baby)

Henry dan Nick sudah menatap target ekspansi yang lebih luas ke depannya, di mulai dari kawasan Asia Tenggara. 

“Thailand pasti masuk radar kami. Banyak teman artis kami di sana, dan kami merasa hubungan itu sangat organik. China juga menarik. Tapi untuk saat ini, fokus kami adalah Jakarta,” ujar Nick antusias.

Dalam waktu dekat, mereka akan membuka gerai ketiganya di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang yang beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB. Gerai ini akan tampil menonjol dengan instalasi patung Butter Baby setinggi 8,5 meter serta tembok donat melayang. 
 

Rekomendasi Menu Butter Baby Favorit Henry dan Nick

Kecintaan Henry dan Nick pada Indonesia juga tercermin dalam menu-menu dessert dan pastry Butter Baby. Semuanya merupakan hasil kreasi pastry chef asal Jakarta, Dedy Sutan Supriady. Sebut saja Beef Rendang Croissant, Opor Crunch, dan Durian Donut

“Rendang makanan favorit saya, kadang rasanya memang agak pedas, tapi luar biasa, chef Dedy berhasil menggabungkan rendang dengan croissant. Rasanya unik sekali!” kata Henry.

 

Beef Rendang Croissant (Sumber Foto: Butter Baby)

Beef Rendang Croissant (Sumber Foto: Butter Baby)



Sementara Nick menambahkan, dia penggemar berat ayam goreng Indonesia. Salah satu menu mereka ada BB Fried Chicken Sando. Dibuat dari donat gurih berisi paha ayam tanpa tulang yang digoreng renyah, dipadu dengan saus tomat homemade dan spicy mayo.

Kolaborasi menjadi inti dari semangat Butter Baby. Hampir seluruh tim mereka berasal dari Indonesia, mulai dari bagian dapur hingga pemasaran. Setiap menu baru lahir dari diskusi panjang dengan tim, sehingga rasa yang ditawarkan benar-benar sesuai dengan selera masyarakat Indonesia.

Sebagai penutup, mereka menyebut tiga menu favorit masing-masing. Nick memilih Vanilla Cheese Crunch, Opor Cruch, dan Choco Crunch, sementara Henry juga suka Vanilla Cheese Crunch, Matcha Crunch, dan Chocolate Nebula. Untuk minuman, favorit mereka antara lain Crackling Pistachio, Peanut Butter Latte, dan Americano.

“Butter Baby adalah tentang cinta, rasa ingin tahu, dan berbagi pengalaman manis. Kami ingin setiap orang yang mencicipinya merasa terhubung dengan semesta kecil ini,” ujar Nick.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

Menyelami Sensasi Rasa Ayam Probiotik Kitchenette

BERIKUTNYA

Chef Martin Praja Ungkap Trik Sederhana Mengolah Dada Ayam Anti Kering

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.